Pamflet Kimia
Cara Pencegahan Bahaya Narkoba


Oleh :
1.Luthfiyah Sholihatul Amali
2.Nabela Nurmalita Setiyaji
3.Nahriatul Isnaini
Smp Insan Cendekia Almujtaba
Jl.Ovensari,Kadilangu,Baki,Sukoharjo
Narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk
membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.
Tapi presepsi tersebut telah disalah
gunakan akibat pemakaian yang melebihi dosis.
Maka dari itu
agar tidak terjerumus ke dalam narkoba,kita harus tahu beberapa cara mencegah
penyalahgunaan narkoba.
Berikut
beberapa cara orang tua untuk mencegah bahaya narkoba kepada anak-anaknya :
1. Mempelajari masalah Narkoba
Tidak mungkin anda mencegah, jika Anda tik tahu apa
yang sedang anda coba untuk mencegahnya. Ambillah kesempatan untuk mempelajari masalah narkoba. Dengan membaca, mendengarkan ceramah, berdiskusi,
dan membahas masalah narkoba di majalah, koran, atau pada program televisi dan
radio. Anda harus mengerti jenis-jenis narkoba dan bahaya menggunakan narkoba yang
nantinya kita akan sampaikan kepada anak kita sebagai proses pendidikan tentang narkoba.
2. Mengajarkan Anak tentang Masalah Narkoba
Umumnya anak dan remaja menerima informasi tentang
narkoba dari luar rumah, sebagian besar dari teman sebayanya. Sangat berbahaya
ketika anak mengetahui suatu hal yang baru hanya setengah-setengah. Saya
katakan setengah-setengah karena biasanya anak hanya tau enaknya saja tidak
mengerti dampak yang ditimbulkan akibat
penyalahguanan narkoba. Untuk itu orang tua perlu mengajarkan tentang narkoba secara detai kepada anak sehingga anak mengerti
secara utuh dan mampu mengambil langkah yang benar.
3. Melarang Pemakaian Narkoba
Melarang anak melakukan pemakaian narkoba jenis apapun, termasuk rokok dan minuman beralkohol,
dan ini harus menjadi peraturan keluarga. Anda (orang tua) harus bisa
mencontohkan anak agar tidak mengkonsumsi hal-hal tersebut. Selain itu Anak harus
memahami hal-hal berikut ini dengan jelas.
- Harus
spesifik; jelaskan peraturan larangan memakai narkoba. Bahas
konsekuensinya jika melanggar aturan; apa hukumnya; bagaimana
pelaksanaannya; dan tujuan hukuman tersebut.
- Harus
Konsisten; Jelaskan pada anak bahwa peraturn inti berlaku tetap, kapan
saja, dan dimana saja, baik dirumah, di sekolah, maupun dirumah teman dan
ditempat lainnya.
- Harus
Masuk Akal; Jangan menambahkan konsekuensi atau hukuman lain jika
peraturan dilanggar. Jika peraturan dilanggar bertindaklah bijaksana
terapkan hukuman sesuai dengan peraturan awal yang sudah ditetapkan.
4. Cegah Pengaruh Negatif Berita Kriminal
Amati apa yang ditonton anak di televisi. Anda tidak
perlu menyensornya, akan tetapi anda perlu mengambil kesempatan untuk
menjelaskan kepadanya tentang berita kriminal. Berita kriminal yang
ditanyangkan ditelevisi hanya sepenggal dan sekilas saja, hal ini membuat anak
penasaran dan akan mencari tahu informasi itu diluar. Sebelum itu terjadi
berilah penjelasan dan informasi dari berita-berita
itu. Hal ini dapat mecegah anak untuk mencoba-coba
khususnya tentang penyalahgunaan narkoba. Terdapat banyak alasan mengapa jumlah
jam yang diluangkan anak untuk menonton televisi harus dibatasi hanya 2 jam
saja. Siaran informasi di televisi yang mendorong pemakaian narkoba adalah
salah satu alasannya.
5. Mewaspadai Sikap dan Perilaku Sendiri
Keluarga adalah lingkungan terdekat yang mempengaruhi
perkembangan perilaku anak. Anak akan meniru perilaku orang tuanya karena anak
memandang orang tua adalah sebagai figur mereka. Hingga usia remaja anak akan
meniru perilaku orang tuanya jadi yang perlu diwaspadai adalah sikap dan
perilaku anda. Apakah anda merokok? Apakah anda minum-minuman keras? Atau
bahkan anda memakai narkoba? hmm…Sangat disayangkan jika hal itu masih anda
lakukan. Jangan salahkan anak jika mereka nantinya mengunakan narkoba, karena
mereka mendapat contoh perilaku yang seperti itu. Jadi hemat saya, jadilah
teladan yang baik bagi anak. Jika anda merokok mulai dari sekarang berhentilah.
Dan berikut beberapa cara mencegah
bahaya narkoba dari diri sendiri :
1. Jangan
pernah mencobanya, walaupun untuk iseng atau untuk alasan lain, kecuali
perintah dokter/alasan medis.
2. Kuatkan
iman, mantapkan pribadi, pakailah rasio (pemikiran, pertimbangan) lebih banyak
dari pada emosi.
3. Pilihlah
pergaulan yang aman jangan yang berbahaya.
4. Pilih
kegiatan yang sehat, tak merugikan diri sendiri ataupun orang lain, ikutilah
klub olah raga, organisasi sosial. Lakukan hobi bersama teman dan keluarga.
5. Gunakan
waktu dan tempat yang aman, jangan keluyuran malam-malam. Bersantailah dengan
keluarga, berkaraoke, piknik, makan bersama, masak bersama, beres-beres bersama
nonton bersama keluarga.

TERIMAKASIH...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar